MediaSulut.Com

Advertise here

February 19, 2017

Tondano Dilanda Banjir, Warga Manado harus Waspada

Media Sulut     February 19, 2017    
Keadaan banjir di Tondano. 
MINAHASA, MediaSulut.Com - Hujan tak henti - henti mengakibatkan saluran air dan meluapnya Danau Tondano sehingga mengakibatkan banjir melanda Kabupaten Minahasa kususnya di danau tondano dan sekitarnya.

Melihat situasi banjir yang melanda di danau tondano dan sekitarnya, untuk itu warga kota Manado harus waspada mengingat meluapnya bendungan di danau tondano sehingga tidak bisa dibendung lagi.

Dengan hal tersebut, meskipun belum terjadinya banjir di kota manado, warganya harus waspada, apalagi sampai saat ini hujun belum juga berhenti. Tunggu sampai pemberitahuan pemerintah setempat atau saling koordinasi dengan pemerintah setempat.

Penulis: Redaksi

Pengembang Kalahkan Pemkot Manado di Pengadilan

Redaksi News     February 19, 2017    
Kawasan MegaMas. 
MANADO, MediaSulut.Com - Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MS DEA meminta dukungan terhadap Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Ada apa gerangan? Ternyata Walikota dua periode ini meminta bantuan Pemprov Sulut terkait masalah pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di kawasan Megamas yang dipermasalahkan secara hukum oleh pihak pengembang.

"Saya mohon bantuan Pemprov Sulut terkait IPAL di Megamas, yang diminta pengembang agar Pemerintah Kota (Pemkot) Manado segera melakukan penutupan," ujar GSVL.

Kejadian tersebut merujut dari hasil gugatan pihak pegembang dipengadilan, yang menghasilkan Pemkot Manado kalah dari pihak pengambang.

"Ditingkat pengadilan mereka menang," tutur GSVL.

Walikota GSVL juga menyampaikan terimakasih terhadap program Pemerintah Provinsi Sulut yang gencar mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya dalam menunjang pariwisata Sulut.

"Bidang pariwisata telah berkembang pesat di Kota Manado, terima kasih kepada Pak Gubernur dan Wakil Gubernur yang melakukan terobosan mendatangkan wisatawan yang banyak ke Kota Manado," pujinya.

Selain itu, selama ini Pemprov Sulut telah ikut membantu Pemkot Manado dalam penanganan masalah perkotaan, seperti relokasi korban banjir bandang di Kelurahan Pandu dan lain sebagainya.

Untuk diketahui hal ini disampaikan Walikota GSVL saat menghadiri sekaligus memberikan pemaparan program Pemkot Manado dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) hasil Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten/Kota se-Propinsi Sulawesi Utara (Sulut), di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Jumat (17/2) pagi hingga siang tadi.

Rakorev ini dipimpin Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE didampingi Wakil Gubernur Drs Steven O Kandouw bersama Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw serta Sekretaris Daerah (Sekda) Propinsi Sulut Edwin Silangen SE MSi, dihadiri Walikota dan Bupati se-Sulut.Dalam pemaparannya.

Dalam kesempatan ini juga, Pemkot Manado juga menerima bantuan dari Pemprov Sulut, berupa satu unit kendaraan operasional untuk penanganan masalah perempuan dan anak, yang diserahkan Gubernur OD dan diterima Walikota GSVL sebelum hajatan Rakorev digelar.

Penulis: Redaksi

Program Rumah Tanpa DP Menyalahi Aturan?...

Media Sulut     February 19, 2017    
Sebuah maket perumahan di tampilkan di pameran properti di Jakarta,
Kamis (8/9). Sepanjang semester I-2016, pertumbuhan KPR mencapai
8,0%, sehingga diperkirakan pertumbuhan KPR hingga semester I-2017
menjadi 11,7%. 
JAKARTA, MediaSulut.Com - Program rumah dengan uang muka atau down payment (DP) nol rupiah dari pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mengundang reaksi sejumlah kalangan. Setelah Bank Indonesia (BI) menilai program tersebut menyalahi aturan, kini giliran pengembang rumah angkat bicara terkait rumah DP nol rupiah itu.

Informasi sebelumnya program rumah bagi masyarakat Jakarta yang ditawarkan paslon tersebut nol persen. Kemudian BI menyebut program itu menyalahi aturan Loan to Value (LTV). Setelah diperingatkan otoritas, Anies mengklarifikasi program rumah yang dimaksud nol rupiah bukan nol persen.

Atas program paslon nomor tiga ini, Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (APERSI), Eddy Ganefo menilai program rumah tanpa DP itu sebagai sebuah janji kampanye yang tidak realistis. Dalam peraturan BI tentang LTV, uang muka kredit kepemilikan rumah pertama ditetapkan sebesar 15 persen.

"Jadi kalau nol rupiah atau nol persen, kita harus balik lagi ke aturan BI soal LTV, yakni wajib DP minimal 15 persen. Lagipula kalau nol rupiah uang mukanya, maka harga rumah juga nol dong, rumahnya tidak ada atau gratis dari mereka (Anies-Sandi)," kata Eddy saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Minggu (19/2/2017).

Skema program rumah dengan DP nol rupiah dari paslon Anies dan Sandi, masyarakat Jakarta dapat menabung selama 6 bulan secara konsisten di Bank DKI, kemudian uang hasil tabungannya digunakan untuk uang muka.

"Kalau mekanismenya begini sama saja dong bayar DP. Namanya DP bertahap. Jangan mengelabui orang, kalau mau kasih gimmick yang transparan, jelas, karena ini bisa jadi pembodohan masyarakat," tegas Eddy.

Dia menjelaskan, uang muka bertahap selama ini sudah diimplementasikan. Lanjutnya, DP rumah 15 persen dapat diangsur atau dicicil selama 3-6 bulan. Apabila rumah sudah dibangun, maka sebelum akad, DP tersebut harus lunas.

Eddy mengatakan, program rumah dengan uang muka nol rupiah atau nol persen dapat diterapkan paslon Anies-Sandi bila memenuhi ketentuan ini.

"Syaratnya Anies-Sandi harus mengubah aturan LTV yang artinya harus intervensi BI. Atau pakai modal mereka untuk memfasilitasi masyarakat dapat rumah tanpa DP. Nah nanti masyarakat bayar nyicil ke Anies-Sandi, itu boleh saja jadi mereka seperti pengembang," ujar dia.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia, Agus DW Martowardojo menegaskan rencana Paslon tiga terkait program rumah tanpa DP yang akan maju ke putaran ke dua Pilkada 2017 tersebut menyalahi aturan otoritas.

"?Kalau seandainya (DP) 0 persen, tentu itu menyalahi dan sebaiknya jangan dilakukan, karena nanti akan mendapatkan teguran dari otoritas," tegas Agus.

Agus menjelaskan dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) mengenai LTV yang berlaku saat ini, kredit kepemilikan properti harus ada DP. Pada Agustus 2016, BI menetapkan bahwa uang muka kepemilikan rumah pertama sebesar 15 persen.

Penulis: Redaksi

Astaga... Ahok Terus Saja Digulingkan

Media Sulut     February 19, 2017    
Basuki Tjahaja Purnama. 
JAKARTA, MediaSulut.Com - Aksi damai bela Islam bakal kembali digelar pada Rabu 21 Februari mendatang. Para demonstran meminta agar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang berstatus tersangka kasus penistaan agama dicopot dari jabatannya sebagai gubernur DKI.

Rencana demo ini menjadi yang kesekian kali dilakukan setelah 4 November, 2 Desember, massa turun ke jalan. Pada 11 Februari, kegiatan juga digelar tetapi polisi melarang pendemo turun ke jalan. Kegiatan difokuskan di Masjid Istiqlal.

Di DPR sendiri beberapa fraksi menggulirkan hak angket pencopotan Ahok. Sedangkan DPRD sepakat untuk tidak melakukan rapat bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selama dipimpin oleh Ahok.

Koordinator aksi FUI, Andi Hasbi menyebut rencana demo ini membawa empat isu besar. Poin terpenting, meminta DPR agar mendesak Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan pencopotan terhadap Ahok.

Pihaknya juga meminta DPR untuk bertindak atas kriminalisasi ulama dan menyetop penangkapan terhadap mahasiswa. Meski begitu, Andi menegaskan bahwa aksi dilakukannya nanti bakal berlangsung aman tanpa ada rencana pendudukan gedung DPR.

"Tidak ada perintah pendudukan DPR, unjuk rasa saja. Kita larang pendudukan, itu rumah rakyat, menyuarakan aspirasi," kata Andi kepada merdeka.com, Sabtu (18/2).

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan kepolisian tidak mempermasalahkan jika aksi yang diperkirakan akan menyedot banyak massa itu kembali dilakukan. Dia meminta massa bisa melakukan kegiatan tersebut sesuai aturan.

"Enggak masalah (aksi), kami siapkan pengamanannya. Yang penting tertib saja," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar di Kota Bandung, Sabtu (18/2).

Kabid Humas Polda Metro Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengaku sudah menerima laporan tersebut. Polisi kembali mewanti-wanti agar aksi tak ganggu ketertiban umum.

" Berita terakhir sore ini ternyata untuk giat 212 yang mengatasnamakan Forum Umat Islam sudah mengirim surat pemberitahuan aksi ke Polda Metro. (Massa) 10.000," ujar Argo, Minggu (18/2).

FUI memprediksi massa hadir dalam aksi 21 Februari nanti bakal membludak. Apalagi ada 80 ormas Islam bakal terjun langsung dalam aksi tersebut. Ini pun ditambah adanya para ulama GNPF-MUI.

Penulis: Redaksi

Pelaku dalang Pengeboman Gedung WTC New York, Meninggal di Dalam Penjara

Media Sulut     February 19, 2017    
Dalam foto yang diambil April 1993 ini memperlihatkan Omar Abdel-Rahman
sedang memberikan keterangan kepada  wartawan beberapa hari setelah
pengeboman Gedung WTC pada 26 Februari. 
WASHINGTON DC, MediaSulut.Com - Omar Abdel-Rahman, yang disebut-sebut sebagai pelaku serangan di gedung World Trade Center, New York pada 1993 meninggal dunia di dalam penjara.

Abdel-Rahman yang tuna netra ini dipenjara seumur hidup setelah terbukti bersekongkol dengan para pelaku pengeboman yang menewaskan enam orang dan melukai 1.000 orang lainnya.

Dia juga terbukti merencanakan serangan-serangan lain di berbagai lokasi terkenal di New York, termasuk markas besar PBB, sejumlah jembatan dan terowongan sebagai bagian perang kota yang akan dikobarkannya.

Pemerintah AS mengatakan, pria berusia 78 tahun itu meninggal dunia di lapas North Carolina setelah lama menderita diabetes dan penyakit jantung koroner.

Sebelum pindah ke AS pada 1990, Abdel-Rahman sempat memimpin kelompok militan Al-Gamaa al-Islamiya di Mesir.

Saat itu dia dituduh menerbitkan fatwa yang berujung pada pembunuhan Presiden Mesir Anwar Sadat pada 1986. Namun, saat itu dia dibebaskan dari semua tuduhan.

Setahun setelah tiba di New York, Abdel-Rahman mendapatkan status penduduk tetap atau permanent resident yang kemudian dia mulai berdakwah di kawasan Brooklyn dan New Jersey.

Para pengikut Abdel-Rahman kerap dikaitkan dengan berbagai serangan teror di berbagai lokasi termasuk pembunuhan Rabbi Meir Kahane di New York pada 1990 dan pembunuhan seorang penulis Mesir pada 1992.

Setelah disidangkan selama sembilan bulan pada 1995, pengadilan memutuskan Abdel-Rahman bersalah dalam 48 dari 50 dakwaan.

Dia dinyatakan bersalah antara lain dalam plot pembunuhan Presiden Mesir Hosni Mubarak, seorang poliisi Yahudi asal New York, dan pembunuhan hakim agung New York yang keturunan Yahudi.

Setahun sebelum pengikutnya menabrakkan dua pesawat terbang ke gedung WTC yang mmenewaskan hampir 3.000 orang pada 11 September 2001, Osama bin Laden pernah bersumpah akan membebaskan Abdel-Rahman dari penjara.

Editor: Redaksi
sumber: kc

Oknum Dosen Fisip Dipanggil Tim Saber Pungli Manado

Media Sulut     February 19, 2017    
Tim sapu bersih pungli Kota Manado akan memanggil terduga oknum
dosen inisial IR yang diduga melakukan pungli kepada mahasiswa
salah satu universitas ternama di Manado. 
MANADO, MediaSulut.Com - Terkait video pungutan liar (pungli), tim sapu bersih (Saber) pungli Kota Manado akan memanggil terduga oknum dosen inisial IR yang diduga melakukan pungli kepada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) salah satu universitas ternama di Manado, yang videonya telah beredar heboh ke mahasiswa dan masyarakat.

“Dalam waktu dekat ini kami akan memangil oknum dosen tersebut yang jelas ada dalam video untuk dilakukan klarifikasi,” tegas Penasihat Tim Saber Pungli Kota Manado Kombes Pol Hisar Siallagan, di ruang kerjanya, Jumat (17/2/2017).

Menurut dia, tentang beredarnya video yang terkesan ada terjadi pungli dan diduga dilakukan di lembaga pendidikan, sebab itu berinisiatif untuk melakukan penyelidikan karena ini memang sudah menjadi isu yang mengemuka di Kota Manado.

“Kita sudah mengumpulkan bahan keterangan di lokasi kemudian kita juga sudah bertemu dengan beberapa warga di sana termasuk juga yang ada di video itu,” jelas Kapolresta Manado.

Diketahui, dalam video tersebut oknum dosen diduga meminta uang ke mahasiswa untuk pembayaran perbaikan nilai dan hal tersebut telah terjadi berkali-kali ke setiap mahasiswa. Video tersebut menghebohkan masyarakat Sulut dan seluruh mahasiswa Universitas tersebut.

Sementara itu, Ellen Kumaat rektor salah satu universitas ternama di Manado mengatakan, video tersebut terjadi pada tahun 2015. Saat ini kampusnya juga telah membentuk tim saber pungli.

Oknum dosen tersebut jika terbukti akan diproses sesuai PP 53 itu ada peraturan. “Bukan sembarang saya bertindak itu ada aturannya,” pungkas dia.

Penulis: Tim Redaksi

February 18, 2017

8 Program Unggulan GSVL-MOR Omong Kosong

Media Sulut     February 18, 2017    
Warga Kelurahan Ranomuut. 
MANADO, MediaSulut.Com - Janji masa kampaye G S Vicky Lumentut - Mor Mastian (GSVL-MOR) yang diusung partai Demokrat pada waktu lalu dengan memberikan 8 program unggulan untuk kesejahteraan masyarakat hanyalah omong kosong belaka. Kenapa tidak, sudah setahun GSVL-MOR sudah duduk sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado 8 program yang dijanjikan belum tersalur kepada masyarakatnya. Demikian dikatakan Koordinator Tim Rajawali Kelurahan Ranomuut, Ferlyando Sandala, Sabtu (18/02/2017).

"Awalnya saya simpati pasangan GSVL-MOR dengan 8 program unggulan yang dikemukakan di masa proses kampaye pada tahun 2015 lalu. Namun sekarang simpati saya kepada pasangan yang hanya janji namun tak ada realisasinya sudah luntur,"ujarnya.

Lanjutnya, untuk itu dulunya ada simpati sekarang menjadi benci. Sebagai pemimpin jangan membuat janji yang tidak bisa dipenuhi, warga manado sampai saat ini menantikan janji walikota dan wakil walikota manado.

"Saya sudah pusing hadapi warga yang selalu bertanya-tanya dengan 8 program unggulan GSVL-MOR yang sampai saat belum ada yang terealisasi. Sudah sakit telinga ini tiap hari warga yang saya panggil untuk dukung calon yang saya simpati waktu lalu demi 8 program unggulan itu nyatanya omong kosong belaka," ungkapnya.

Ditempat yang berbeda, warga yang menerima kartu sehat, kartu beasiswa dan kartu lansia merasa kecewa dengan janji GSVL-MOR. Karena dengan kartu tersebut banyak warga dukung pasangan yang di usung partai Demokrat tersebut.

"Kalau tahu seperti ini, lebih baik tidak pilih pemimpin yang berikan program yang tidak jelas seperti ini. Tahu-tahu dukung yang tidak ada janji biar kecil yang penting sudah terealisasi saat itu saja,"tutur warga yanhg penuh kecewa.

Ditambahkan, warga masih berharap Walikota dan Wakil walikota dapat menjelaskan 8 program yang dijanjikan kenapa hingga saat ini tidak kami rasakan.

"Padahal orang tua kami waktu lalu biar so siksa mo bapaksa pi bapilih mo inga mo dapa akang dana lansia, mar sampe skarang tu dana itu nda pernah torang dapa,"tandas warga dengan dialeg Manado.

Penulis: Redaksi

OLAHRAGA

HIBURAN

GAYA HIDUP

PENDIDIKAN

KESEHATAN

PARIWISATA