Advertise here

Aug 27, 2016

Mor Bastian Tegaskan Bakal Turun Tangan Terkait Surat-surat Izin Palsu

Jerry Massie     August 27, 2016    
Mor Bastian.
MediaSulut.com - Wakil Walikota Manado Mor Bastian menegaskan pemerintah Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, akan bertindak tanpa kompromi terkait adanya temuan surat-surat izin usaha yang belakangan ini diduga palsu.
Pernyataan tersebut diungkapkan Wakil Walikota Manado, Mor Bastiaan kepada wartawan.
Lanjut kata Mor, berdasarkan pengawasannya di lapangan, pihaknya menemukan adanya surat izin usaha palsu menjadi pegangan dari sejumlah pengusaha yang berivestasi di Kota Manado.
“Kami menemukan ada surat izin usaha palsu, saat melakukan pengawasan. Kenapa diduga palsu, karena perusahaan tersebut tidak terdaftar didalam sistem yang dimiliki pemerintah. Jadi, saya sudah memerintahkan SKPD terkait untuk memproses secara hukum hal ini,” kata Wawali.
Lebih dari itu Mor, dirinya tidak mau menduga-duga siapa aktor dibalik pemalsuan dokumen yang seharusnya hanya bisa diterbitkan oleh pemerintah.
“Bisa orang dalam atau orang luar. Walaupun nantinya pengusaha protes, tapi kami tetap akan mengambil langkah hukum atas pemalsuan surat izin usaha ini,” tegasnya. 

Aug 26, 2016

DR Jerry Massie : Tidak ada GIAK di Presedium 13

Jerry Massie     August 26, 2016    
Dr Jerry Massie Ph.D.
MediaSulut.com - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Anti Korupsi Gerakan Indonesia Anti Korupsi (GIAK) ternyata tidak masuk dalam 13 presidium yang melaporkan kasus MAMI di Mabes Polri. Hal ini diungkapkan Ketua DPD GIAK Sulut Dr Jerry Massie Ph.D. 

Menurut Massie yang dikenal vokal ini mengungkapkan tidak tahu menahu jika LSM yang dipimpinnya ada dalam daftar 13 LSM, sebab dia menjelaskan tidak pernah menandatangani akai ini cap GIAK pun tidak ada, hal ini bisa saja di bawah ke ranah hukum.

"Jadi jangan menggunakan LSM maupun Ormas tanpa sepengetahuan pimpinannya, tidak ada 13 LSM hanya ada 12 LSM saja," kata Massie. Dirinya menyesalkan demo ini diduga kuat ada boncengan maupun muatan politis untuk manjatuhkan salah satu calon, lantaran dilaporkan saat pencalonan bukan sebelum pencalonan, kan ini janggal, kata Massie.

"Saya menilai ini sarat permainan politik, pertanyaan saya siapa pendana untuk aksi ini, karena penyuapan LSM dan Ormas itu bagian dari Tipikor atau tindak pidana korupsi," tegas Ketua DPP Harian GIAK sekaligus Ketua DPD GIAK Sulut ini.

Editor : Nando

GMNI Manado Utus Kader Hadiri KLB di Medan

Jerry Massie     August 26, 2016    

MediaSulut.com - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Manado, siap melaksanakan kegiatan nasional Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 September 2016 di Medan Sumatera Utara. 

Immanuel Tommy Rondonuwu yang diutus hadir pada agenda tersebut menjelaskan bahwa kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari. “Ada beberapa cabang di Sulut juga yang akan ikut hadir pada kegiatan ini,” kata Immanuel yang juga merupakan Sekretaris Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Unsrat tersebut, Jumat (26/8/2016).

Dijelaskannya, Cabang Manado dan juga beberapa cabang GMNI di Sulut pun memang sengaja mengikuti kegiatan tersebut karena ingin adanya perbaikan organisasi untuk jauh lebih baik ditingkat pusat. Ada beberapa persoalan yang harus diperbaiki di tubuh GMNI.

Persoalan organisasi hingga persoalan dibawanya organisasi berideologi Marhaenis tersebut ke kepentingan satu diantara partai termasuk PDIP. “Itu yang kami tidak inginkan. Kami berdiri sendiri. Kami bukan uderbow partai, apalagi PDIP,” tegasnya.

Untuk menuju kegiatan KLB ini, GMNI pun sudah melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan ditingkat nasional. Sedangkan Manado pun menggelar penerimaan anggota baru. “Dan dalam waktu dekat kami akan gelar Kaderisasi Tingkat Dasar dengan mengundang beberapa tokoh kelompok mahasiswa,” katanya.

Dia mengungkapkan, GMNI cabang Manado pun memiliki lebih dari sepuluh komisariat yang diantaranya terdiri dari seluruh fakultas di Unsrat dan juga beberapa perguruan tinggi di Manado. “Kami memiliki komisariat Swaradika dan Justitia yang nantinya juga akan diutus mengikuti kegiatan nasional KLB,” katanya yang mewakili komisariat justitia yang beranggotakan 50 anggota.

Sementara itu, Sion yang juga akan hadir pada kegiatan tersebut mengatakan, KLB merupakan satu langkah maju ditengah tidak berjalannya program dari presidium GMNI. “Hal yang paling terlihat yaitu ketika organisasi gerakan mahasiswa tidak dipimpin oleh mahasiswa yang aktif di perguruan tinggi yang ada di Indonesia,” katanya yang merupakan mantan ketua senat fakultas ekonomi Unsrat itu.

Menurutnya, beberapa rangkaian kegiatan tersebut adalah satu solusi kongkrit dalam menjawab fenomena perkembangan ekonomi politik dunia dan Indonesia, tidak hanya itu saja tapi ini merupakan satu langkah maju dari kemunduran GMNI sebagai organisasi gerakan yang berideologi Marhaenisme.

Lantaran kader GMNI sebagai kader marhaenis harus mampu menjadi solusi di tengah carut marutnya kondisi negara saat ini baik di bidang ekonomi,politik,buda ya,pendidikan dan teknologi. Karena dalam rangkaian acara tersebut kita juga merumuskan program – program perjuangan, metode perjuangan dan pembenahan organisasi GMNI secara Nasional.

“Kami pun memutuskan untuk mengembalikan logo GMNI dari logo Banteng paska menjadi underbow PNI tahun 1959 ke logo semula yaitu Ganesha, sebelum menjadi underbow PNI yaitu tahun 1954- 1958,” terangnya.

peliput : Falen Logor

Aug 24, 2016

JK Serap Aspirasi Masyarakat Bumi Nyiur

Jimmy     August 24, 2016    
James Karinda Saat Mendengarkan Keluhan Masyarakat

MANADO, MediaSulut.com- Anggota DPRD Sulut James Karinda yang juga merupakan ketua komisi 4 bidang kesra, rabu (24/08/2016) malam mendengarkan sekaligus menyerap aspirasi warga kelurahan Bumi Nyiur, Kecamatan Wanea.

Warga membeberkan permasalahan infastuktur jalan yang masih sangat ketinggalan di daerah mereka.

Menanggapi apa yang disampai masyarakat legislator dapil Manado ini berjanji akan memperjuangkan apa yang yang telah disampaikan.

"Sebagai wakil rakyat dari bapak dan ibu sekalian, saya akan memperjuangkan apa yang menjadi keluh dari masyarakat yang ada disini," ujar karinda

Selain masalah infasturktur jalan warga juga meminta kepada JK sapaan akrabnya untuk dapat memperjuangkan biaya sekolah yang gratis.

Mendengarkan hal tersebut JK mengatakan akan melaporkan hal terebut kepada Gubernur dan wakil Gubernur Sulut.

"Saya akan sampaikan kepada pak Gubernur dan Pak Wagub, karena buat apa kata Hebat kalu masyarakat masih membayar dalam hal pendidikan,"ungkap JK.

Sementara itu, disela-sela acara kegiatan reses ini JK juga memberikan bantua  kursi roda kepada Ibu Rosna Sunge yang menyandang cacat sejak lahir. (Jimy)

Buka Lapangan Kerja, WL Kembangkan Tempat Wisata Tetempangan Hill

Nando Sandala     August 24, 2016    
Buka Lapangan Kerja, WL Kembangkan Tempat Wisata Tetempangan Hill
Minahasa, MediaSulut.Com - Reses Wakil ketua DPRD Sulut dari dapil 6 Minahasa - Tomohon, Wenny Lumenentu (WL) di Desa Koha barat kecamatan Mandolang Minahasa, Sulawesi Utara, kamis (25/8/2016) membut seluruh warga bangga.

Pasalnya, Kehadiran Tetempangan Hill oleh Wenny Lumentut membawa misi pengembangan wisata dan tenaga kerja serta majukan Usaha Kecil dan Mikro (UKM) yang kini dalam tahap perampungan komitmen kerjasama dengan beberapa investor besar asal luar negeri untuk melakukan pembangunan dilokasi tersebut.

”Jika puncak Tetempangan ini akan dijadikan objek wisata terpadu. Maka akan menyerap tenaga kerja cukup banyak. Dan semua itu harus warga Koha Raya,” kata Lumentut saat gelar reses.

Menurut Lumentut, menunjang objek wisata di Tetempangan telah membuka akses jalan alternatif untuk menunjang kenyamanan pengunjung kelokasi tersebut.

”Dengan dibukanya jalan alternatif. Maka petani yang ada di Koha Raya akan diuntungkan. Karena usaha pertaniannya baik Cengkih maupun pala sudah mudah untuk diangkut,” ungkap kader Gerindra yang sangat peduli dengan kepentingan masyarakat.

Lanjut Lumentut, memang pembangunan Tetampangan masih menunggu program Tax Amnesty berjalan.

“Karena ini bicara uang dan pajak. Saat ini investor saya lagi menunggu. Kalau sudah stabil akan segera dibangun. Yang pasti, pembangunan ini bukan dari APBN dan APBD,”tutupnya.

 Buka Lapangan Kerja, WL Kembangkan Tempat Wisata Tetempangan HillDitempat yang sama, Steven, warga koha yang hadir di reses tersebut mengutarakan, kehadiran pemimpin seperti Wenny Lumenentu di Minahasa merupakan kebanggaan semua masyarakat, selain kecerdasannya dalam membangun dan memajukan Sulawesi Utara WL pun selalu membantu warganya.

"Kami selalu bangga dengan apa yang dilkaukan di Minahasa, selain membuka tempat Wisata seperti Tetempangan Hill banyak juga yang dibuat WL di Minahasa. Untuk itu kami juga merasa dimana WL membutuhkan warga Koha selalu siap berjuang bersama WL,"tandas Steven. (Red)

Aug 22, 2016

Agust Kairos Hamba Tuhan yang Melayani dengan Hati

Jerry Massie     August 22, 2016    

MediaSulut.com - Pelayanan yang terbesar yakni melayani jiwa-jiwa yang hilang, tertolak dan tidak dianggap oleh manusia. Agust Kairos adalah salah satu bukti hamba Tuhan yang dipakai untuk melayani LGBT, anak tertolak, pelayanan anak jalanan, preman dan lainnya.


Bagi pria asal Probolinggo yang kini menetap di Semarang yang mendirikan rumah belajar bagi anak-anak yang kurang mampu dan tertolak, putus sekolah bahkan para LGBT. Baiknya pelayanan bukan hanya di mimbar saja namun turun ke bawah melayani mereka yang tidak dianggap. Salah satu bukti hamba Tuhan yang melayani dengan hati. Dia melayani bukan dalam kelebihan tapi dalam kekurangan pun, lantaran baginya melayani Tuhan sangat indah.

Salah satu pastor dari Amerika asal Indonesia Pdt Yesaya Bangapadang pun berdecak kagum saat dirinya menyambangi tempat pelayanan hamba Tuhan Agus Kairos.

Menurut pria asal Toraja ini jebolan Sekolah Alkitab Tentena ini pelayanan saat ini hanya ke sisi materi saja tapi sudah jarang yang melayani dengan hati. "Hamba Tuhan Agust adalah bukti pelayanan dengan kasih yang tulus dan tidak mengejar keuntungan, saya pun banyak belajar dari pelayananya, ini harus diadopsi oleh para pendeta jangan kita membiarkan jiwa-jiwa yang terbilang," kata Pastor Yesaya.





Agus pun berharap agar pimpinan gereja GPDI bisa menfasilitasi serta mendirikan sekolah bagi anak-anak tersebut dan ada tempat pelatihan bagi mereka biar mereka bisa keahlian agar bisa bekerja.

Agust Kairos Hamba Tuhan yang Melayani dengan Hati

Jerry Massie     August 22, 2016    

MediaSulut.com - Pelayanan yang terbesar yakni melayani jiwa-jiwa yang hilang, tertolak dan tidak dianggap oleh manusia. Agust Kairos adalah salah satu bukti hamba Tuhan yang dipakai untuk melayani LGBT, anak tertolak, pelayanan anak jalanan, preman dan lainnya.


Bagi pria asal Probolinggo yang kini menetap di Semarang yang mendirikan rumah belajar bagi anak-anak yang kurang mampu dan tertolak, putus sekolah bahkan para LGBT. Baiknya pelayanan bukan hanya di mimbar saja namun turun ke bawah melayani mereka yang tidak dianggap. Mantan preman ini adalah salah satu bukti hamba Tuhan yang melayani dengan hati. Dia melayani bukan dalam kelebihan tapibdalam kekurangan pun, lantaran baginya melayani Tuhan sangat indah.

Salah satu pastor dari Amerika asal Indonesia Pdt Yesaya Bangapadang pun berdecak kagum saat dirinya menyambangi tempat pelayanan hamba Tuhan Agus Kairos.

Menurut pria asal Toraja ini jebolan Sekolah Alkitab Tentena ini pelayanan saat ini hanya ke sisi materi saja tapi sudah jarang yang melayani dengan hati. "Hamba Tuhan Agust adalah bukti pelayanan dengan kasih yang tulus dan tidak mengejar keuntungan, saya pun banyak belajar dari pelayananya, ini harus diadopsi oleh para pendeta jangan kita membiarkan jiwa-jiwa yang terbilang," kata Pastor Yesaya.





Agus pun berharap agar pimpinan gereja GPDI bisa menfasilitasi serta mendirikan sekolah bagi anak-anak tersebut dan ada tempat pelatihan bagi mereka biar mereka bisa keahlian agar bisa bekerja.