MediaSulut.Com

Advertise here

September 29, 2016

Lost Control, Torino Tabrak Dua Motor dan GrandMax

Media Sulut     September 29, 2016    
MANADO, MediaSulut.Com - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan trans Manado-Tomohon sekitar pukul 21:00 wita. Kejadiaan bermula ketika mobil Terano merah dengan nomor polisi DB 1199 FC dari arah Tomohon "lostcontrol" saat hendak melewati belokan yang ada di daeah Kilo 7 perbatasan pineleng dan winangun dan menabrak 2 buah sepeda motor yang berlawanan arah.
Tak hanya itu saja, setelah menabrak jatuh kedua sepeda motor tersebut, mobil terano tersebut kembali menabrak sebuah mobil GrandMax PickUp yang juga berlawanan arah dengannya.

Alhasil terjadilah benturan yang cukup hebat di bagian kiri dan kanan kedua mobil tersebut sehingga membuat kedua mobil tersebut harus terhenti di tengah jalan.

Menurut Kevin Lengkong (korban pengendara motor), mobil Terano tersebut menabrak dua buah sepeda motor sekaligus juga menghantam mobil yang ada di belakang mereka.

"tiba-tiba mobil Terano tersebut out dari pembatas jalan dan menabrak kami yang berada berlawanan arah dengannya,"ujar Lengkong, Rabu (28/09/2016)

Diduga juga menurut kesaksian Kevin, pengendara mobil Terano tersebut sudah dalam kondisi mabuk atau sudah mengkonsumsi minuman keras saat mengendarai kendaraan.

Dalam kejadian ini anak dari pengendara PickUp di bawah ke RS Bhayangkara karena mengalami pendarahan di bagian kepala, dan yang lainya langsung di amankan oleh Polisi yang pada saat itu langsung berada di tempat kejadian.

Penulis : Falen Logor

Pemkot Lakukan Kerja Sama TPAS dengan Pemprov

Jerry Massie     September 29, 2016    
MANADO, MediaSulut.Com - Pemerintah Kota Manado (Pemkot), bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) melakukan kerjasama terkait pembangunan dan pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS). Kerja sama ini dilakukan guna mengantisipasi volume sampah yang terjadi di Sulawesi Utara khususnya di Kota Manado, Penandatanganan kesepakatan tersebut dilaksanakan di ruang kerja Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Rabu (28/09/2016).

Dalam kesempatan ini Walikota Manado GS Vicky Lumentut berharap nantinya Manado dan daerah lainnya semakin bersih, lantaran pengelolaan sampah yang kian teratur.

"Ini berupa kesepakatan bersama tentang kerjasama pelayanan antar daerah terkait pengolahan dan pemrosesan akhir sampah. Semua daerah yakni kabupaten/kota, tentunya ingin melakukan yang terbaik guna bisa menjadikan wilayahnya bersih dan nyaman,” kata Walikota Manado.

Disamping itu Lumentut mengatakan saat ini pemerintah sedang membentuk image bahwa kebiasaan untuk mendapatkan penghargaan Adipura atas kebersihan suatu kota, itu bukanlah tujuan akhir tapi yang terpenting, kebersihan serta kesehatan warga masyarakat itu sendiri.

“Selama ini kita fokus mengejar Adipura, namun hal itu bukanlah segalanya dan bukan menjadi tujuan. Tetapi bagaimana kita menjadikan kota itu bersih dan sehat terlebih dahulu. Saya kira dengan demikian, maka Adipura juga akan ikut serta,” jelasnya.

Lumentut pun memuji langkah Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw (OD-SK) yang telah menfasilitasi pembangunan dan pengelolaan TPAS Bersama ini.

“Kami Pemkot Manado sangat mengapresiasi dan bangga atas pertemuan dan kegiatan inisiatif yang di lakukan pihak Pemprov Sulut ini, agar kedepan warga di daerah Nyiur Melambai Sulut boleh cerdas dan hebat tentunya kedepan dalam memelihara lingkungan yang bersih dan sehat," ujar dia.

Saat ini OD - SK dan GSVL - MOR terus mengkampanyekan soal kebersihan guna menunjang semua sektor khususnya pariwisata.

Penulis : Falen Logor

September 28, 2016

Jessica Sebut Krishna Minta Akui Perbuatanya

Jerry Massie     September 28, 2016    
JAKARTA, MediaSulut.Com - Kombes Krishna Murti saat masih menjabat sebagai Dirkrimum Polda Metro Jaya mendatangi sel tempat Jessica Wongso ditahan di Polda Metro Jaya beberapa saat setelah Jessica ditangkap. Kombes Krishna meminta Jessica untuk mengakui saja perbuatannya bahwa ia telah meracuni Wayan Mirna.

"Dia bilang gini, kamu ngaku aja, CCTV-nya sudah ada kamu menaruh sesuatu di minumannya Mirna. Itu sudah dizoom berkali-kali," kata Jessica dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (28/9/2016) malam.

"Kalau kamu mengaku sekarang, kamu enggak akan dihukum mati, seumur hidup juga saya enggak kasih. Paling juga 7 tahun. Belum dipotong apa-apa. Paling kamu sebentar lagi keluar," jelasnya.

Krishna juga sempat menyatakan bahwa kuasa hukum Jessica sudah tak bisa memberikan pembelaan apa-apa lagi. Sudah ada bukti CCTV yang kuat. Diminta mengaku, Jessica justru bingung.

"Terus itu pengacara kamu yang sepupu kamu itu, dia udah nyerah. Dia enggak akan bisa belain kamu lagi, dia enggak dibayar juga kan, dia kan sepupu kamu. Saya duduk di situ bingung Pak, ini orang maksudnya apa. Dia mau suruh saya ngaku apa," tutur Jessica.

Jessica ditangkap di sebuah hotel saat bersama keluarganya. Setelah itu hingga saat ini, telah lebih dari 4 bulan Jessica menjalani penahanan di Rutan Polda Metro Jaya.

Sumber : Detik,com

Sukotjo Tersangka Kasus Simulator SIM Diganjar 4,5 Tahun Penjara

Jerry Massie     September 28, 2016    
       Foto : tempo

JAKARTA, MediaSulut.Com - Tuntutan tehadap korupsi pengadaan driving simulator SIM yang menjerat Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo S Bambang dilakukan Pengadilan Tinggi (PN) Jakarta Pusat. Sukotjo dalam kasus ini dituntut 4,5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsidair 6 bulan kurungan. 

Sukotjo didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi dengan mengambil keuntungan Rp 3,9 miliar dari pengadaan driving simulator SIM.

Jaksa Penuntut umum KPK Haerudin menuntut Majelis Hakim agar menyatakan terdakwa Sukotjo Bambang terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan gabungan beberapa perbuatan tidak pidana korupsi bersama-sama, saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jl Bungur Besar, Jakpus, Rabu (28/9/2016).

Selain tuntutan pidana penjara, Sukotjo juga dituntut membayar uang pengganti Rp 3,9 miliar. "Apabila terdakwa tidak dapat membayar uang pengganti maka akan diganti dengan pidana kurungan selama 1 tahun," kata Jaksa.

Praktek ini cukup menghebohkan beberapa waktu. Pasalnya, Sukotjo bukan hanya sendirian namun bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam praktek korupsi. Hal itulah yang ikut memperberat tuntutan terhadap Sukotjo.

"Sementara yang meringankan terdakwa bukan pelaku utama, dia telah berterus terang dan menyesali perbuatannya, kooperatif dan konsisten dalam memberikan keterangan dan telah ditetapkan sebagai justice collaborator (JC)," tandasnya.

Bukan hanya Sukotjo saja, namun kasus ini juga ikut melibatkan mantan Kakorlantas Polri Djoko Suusilo yang dijerat 10 tahun penjara dan denda Rp 500 juta. Namun setelah mengajukan banding, hukumannya justru diperberat hingga 18 tahun dan denda Rp 1 miliar serta uang pengganti Rp 32 miliar oleh Pengadilan Tinggi DKI. Putusan ini juga telah dibuatkan di tingkat kasasi. Sedangkan teesangka lainya Didik Purnomo diganjar hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsidair 3 bulan kurungan.

Awalnya kasus ini terbongkar saat rekayasa pemenang lelang untuk proyek pengadaan simulator R2 senilai Rp 55,300 miliar dan simulator R4 sebanyak 556 unit dengan nilai Rp 143,449 miliar.

Lelang direkayasa untuk memuluskan PT CMMA menjadi pemenang lelang dengan cara menyiapkan sejumlah perusahaan untuk menjadi peserta pendamping sekaligus dokumen penawarannya.

Sementara, proyek driving simulator ini terjadi penggelembungan harga (mark up) dengan cara menghitung harga komponen dua kali dan memasukan komponen barang yang sebenarnya tidak digunakan untuk simulator. Kerugian keuangan negara dalam proyek ini mencapai Rp 121,830 miliar. 

Paruntu Rayakan HUT ke-49, Sekaligus Dilantik Ketua PG Minsel

Jerry Massie     September 28, 2016    

MINSEL MediaSulut.Com -  Terikya mentari pagi yang bersinar dan menyenyat seolah olah tak dirasakan ribuan kader beringin yang membanjiri  bibir pantai di kawasan Jalan Boulevard Amurang.

Mereka tumpah ruah bersama Bupati pilihan Rakyat Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, SE untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49, belum lama ini dengan dilakukan ibadah syukur.

Menurut Paruntu, makna terindah di hari penuh syukur, kasih dan kebersamaan dalam perayaan hari  ulang tahun yang di saksikan ribuan kader Partai Golkar yang ada  di 17 Kabupaten Kota.

Wanita kelahiran Manado, 25 September 1967 ini merupakan figur dengan segudang prestasi yang diraihnya, hingga membuatnya dipercayakan kembali manahkodai Partai Golongan Karya.

Sementara, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto lansung melantik Tety Paruntu sebagai Ketua DPD II PG Minahasa Selatan serta pengurus di 13 kabupaten/kota di Sulut yang dihadiri seluruh kader Golkar Sulut. Sebelumnya, Setya mengadakan pertemuan dengan pengurus dan kader PG Sulut.

Momen pelantikan kali ini menurut Novanto, diharapkan dapat mempersatukan semua kader pengurus simpatisan Partai Golkar untuk bersatu mempersiapkan diri merebut kemenangan dalam pemilihan Presiden 2019 dan pemilihan legislatif.

“Rangkaian pelantikan ini bertujuan untuk membangun Golkar agar dapat berjaya kembali. Karena kedepan dalam Pilpres dan pemilihan legislatif, diharapkan Golkar bisa merebut kemenangan,”tutur Setya Novanto.

Dijelaskannya, Partai Golkar segera melakukan percepatan dan  fokus memenangi pilpres dan pilcaleg nanti, dengan melakukan kerja keras dan bekerja ikhlas oleh semua kader dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat.

Diketahui pelaksanaan pelantikan ini dilaksanakan bertepatan dengan HUT ke-49 Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE. Sang bupati pun mengundang masyarakat yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan hadir dalam acara ini. Bupati sendiri didampingi Wakil Bupati Frangky Wongkar.

Usai pelantikan, Ketua Umum DPP Partai Golongan Karya Setya Novanto langsung membaur dengan masyarakat. Selanjutnya, menyerahkan bantuan kepada para Lansia, anak yatim piatu yang hadir dalam acara tersebut.


Peliput : Lendi Mawey
Editor  : Jerry Massie


Hebat!!!, Transportasi Laut Semakin Elit

Media Sulut     September 28, 2016    
BITUNG, MediaSulut.Com - Berlayar dan ikut serta dalam perjalanan menumpangi Kapal Penumpang KM Sinabung merupakan pengalaman menyenangkan. Melalui alat transportasi laut ini kita dapat mengetahui berbagai keunikan daerah lain saat kapal berlabuh untuk menurunkan dan menaikkan penumpang yang menggunakan jasa kapal laut.

Berbagai hal yang menjadi keluhan penumpang ditanggapi oleh pihak PELNI dengan berupaya memberikan pelayanan terbaiknya. KaOps PELNI Bitung Budi menyampaikan bahwa penumpang kapal saat ini sudah di data dan memiliki tiket tidak seperti waktu waktu lalu.

“Semua penumpang memiliki tiket dan di cap tidak ada lagi opsi opsi,”ujar Budi di pelabuhan Bitung yang turut dibenarkan oleh KaOps Ternate HaryPrasetya dan KaOps PELNI Sorong Yusuf.

Sementara itu Kapten KM Sinabung Marlioes Bahar melalui Jenang 1 KM Sinabung H. Kamsito Abdullah mengatakan bahwa PELNI terus berupaya melakukan berbagai terobosan untuk kenyamanan para penumpang.

“Pelayanan keamanan, kebersihandan makanan yang kami sediakan untuk para penumpang semakin baik dan kami terus berupaya agar para penumpang menikmati perjalanan menggunakan jasa kapal laut PELNI khususnya KM Sinabung ini,”ujar Pak Kam panggilan akrab H. Kamsito Abdullah ini.

Ditambahkan pak Kam bahwa selain pelayanan pihak kapal juga menyiapkan hiburan bagi para penumpang dengan menyediakan hiburan music band dan theater mini untuk yang hobby menyaksikan film sebagai hiburan dalam pelayaran.

“Untuk pelabuhan sorong dalam waktu dekat kami akan memakai jabarata seperti yang digunakan di pesawat terbang untuk embarkasi penumpang,”ujar Leonard Serlalowy supervise pelayanan kapal PelindoSorong.

Disamping itu, salah satu penumpang KM Sinabung Silvester Marianus mengatakan untuk saat ini pelayanan sudah semakin baik dan ada perbedaan dengan waktu yang lalu. Namun bukannya tanpa kritik para penumpang masih mengeluh soal kapasitas kapal dan kenyamanan dalamberlayar.

“Kedepan pihak PELNI harus mengatur agar tempat tidur yang di cetak di tiket harus sesuai supaya kami tidak perlu berdesak desakan saat mau naik kapal, juga kapasitas kapal perlu diperhatikan”ujar Jolly Yakob dan Franklin Tumiwa penumpang kapal.
Memang hal ini perlu mendapat perhatian khusus pihak PELNI agar penumpang merasa lebih nyaman karena tidak takut tempatnya diserobot orang dan hal seperti ini pulalah yang menyebabkan penumpang, buruh dan penjual berdesak desakan berebut tempat saat tangga kapal dipasang dan ini sangat berbahaya dan bias menyebabkan kecelakaan dan peristiwa yang tak diinginan.
“Kami berharap pihak PELINDO,PELNI maupun keamanan dapat mengatasi hal ini agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan,”tambah Kamsito Jenang 1 KM Sinabung pria yang murah senyum ini.

Memang diakui menggunakan transportasi kapal laut saat ini sudah semakin nyaman dan tidak kalah dengan tansportasi udara dan bagi penumpang yang membawa keluarga menggunakan kapal laut dapat dimanfaatkan sebagai wisata karena berbagai daerah yang akan dilalui menyajikan keunikannya lengkap dengan wisata kuliner yang dapat ditemui di setiap pelabuhan yang disinggahi.

Kontributor: Hence Karamoy


Debitur Pengadilankan Bank Mandiri

Media Sulut     September 28, 2016    
MANADO, MediaSulut.Com - Kasus Penipuan dan Penggelapan yang menyeret salah satu Lembaga keuangan perbankan Raksasa yakni Bank Mandiri Manado,saat ini di gugat Debitur   Nasabah dengan nomor perkara Nomor. 078/Pdt.G/2016/PN.MND.

Saat ditemui awak media ini, Korban yang diwakili anaknya mengatakan, persidangan yang di gelar selama 15 kali persidangan dari bulan februari 2016 hinggah saat ini akan menyusul persidangan akan memasuki tahap putusan pada tanggal 10 oktober 2016 mendatang.

"di rekening koran Bapak saya bank mandiri sudah mendebit uang asuransi namun tidak ada polis yang terbit dari perusahaan asuransi, telah tercatat dalam rekening koran bapak saya, tanggal 15 januari 2014 silam Musibah Banjir Bandang manado, lokasi Usaha dan rumah saya hancur total setelah awal tahun 2009 bapak saya melakukan pinjaman kredit modal kerja di Bank Mandiri, lalu dalam kontrak  perjanjian kredit sesuai kesepakatan seperti tertuang dalam Pasal 11 perikatan bahwa Debitur wajib mengasuransikan Agunan yang dapat diAsuransikan (insurable) Atas segala resiko dan dengan kondisi polis serta nilai pertanggungan dianggap baik oleh Bank." Ungkap, Reza Sofian.SH, dikantornya tadi siang Rabu (28/09/2016) kepada wartawan MediaSulut.Com.

Melalui Kuasa Hukum Penggugat Ridwan Sofian dalam kasus perkara perdata atas dugaan Penipuan dan penggelapan oleh Pihak Bank Mandiri Manado  Menjelaskan, Dalam Kasus ini jika nanti dalam persidangan Putusan Hakim terbukti Bahwa Pihak tergugat Bank Mandiri bisa dikenakan  pasal 372 KUHP penggelapan dan pasal 378  Penipuan serta Undang -undang Perbankan Nomor 10 tahun 1998 Pasal 49 dengan ancaman pidana minimal 5 tahun maksimal 15 Tahun Penjara.

"Mengacu pada aturan dan undang-undang, dalam Kasus ini jika nanti dalam persidangan Putusan Hakim terbukti Bahwa Pihak tergugat Bank Mandiri bisa dikenakan  pasal 372 KUHP penggelapan dan pasal 378  Penipuan serta Undang -undang Perbankan Nomor 10 tahun 1998 Pasal 49 dengan ancaman pidana minimal 5 tahun maksimal 15 Tahun Penjara,"tegas Tim Kuasa Hukum Tommy Mandjayo.SH.

Penulis: Tevri Ngantung, SE


Pariwisata

Hiburan

Gaya Hidup

Internasional

Kesehatan

Religi

close
Banner iklan disini