Header Ads

Perayaan Pesta Pelindung Paroki ST. Paulus Lembean di Desa Treman Sukses

 Perayaan Pesta Pelindung Paroki ST. Paulus Lembean di Desa Treman Sukses
Foto bersama di dalam acara Perayaan Pesta Pelindung Santu Paulus Lembean desa Treman. 
MINAHASA UTARA, MediaSulut.Com - Momentum Perayaan Pesta Pelindung Paroki Santu Paulus Lembean yang dilaksanakan di Gereja Santu Joseph Treman, Desa Treman, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (02/07/2017) dengan mengambil Tema: “Keluarga Sukacita Injil” dan Sub Tema: Menjalin Kebersamaan dan Kestiakawanan Sosial dalam Terang Injil” sukses dilaksanakan.

Menurut Pastor Paroki Santu Paulus Lembean Wenseslaus Maweikere, Pr mengatakan, momentum pesta pelindung Paroki yang dibuat di desa Treman yaitu satu ivent yang punya dampak, baik  dampak interen Paroki dan juga dampak untuk masyarakat dan agama-agama yang berada di Sulut khususnya di Minut.
 Perayaan Pesta Pelindung Paroki ST. Paulus Lembean di Desa Treman Sukses
Pastor Paroki Santu Paulus Lembean Wenseslaus Maweikere, Pr
“Dengan adanya acara Perayaan Pesta Pelindung Paroki ST. Paulus Lembean yang dilaksanakan di desa Treman bisa menintensifkan penghayatan iman mulai dari keluarga sebagai sel Umat dengan keluarga sebagai suka cita injil, maka diharapkan muncul sebagai person dengan sikap, tindakan, semangat dengan membawa suka cita dari dalam keluarga dan masyarakat,” jelas Maweikere.

Lanjutnya, dari suka cita injil masyarakat bisa menerima kekuatan lagi dengan kehidupan sehari-hari. Tapi bukan saja umat interen Katolik namun sebagai anggota masyarakat dan umat beragama mereka boleh wujud nyatakan kerukunan umat beragama di seluruh dunia.
 Perayaan Pesta Pelindung Paroki ST. Paulus Lembean di Desa Treman Sukses
Wakil Ketua tiga Martinus Tene (luar kiri), Ketua Panitia Marto Rasubala, S.Sos (dalam kiri), Wakil Ketua dua Albert Maramis, SE (dalam kanan) dan Sekretaris Candra Pangemanan, ST (luar kanan)
“Sebagai stasi Santu Joseph Treman walaupun minoritas tapi bisa bangkit baik untuk pembangunan Rohani pada tubuh wilayah Rohani di desa Treman Santa Lusia dan Hati Tersuci Maria (HTM) menjadikan Umat Katolik bangkit diantara masyarakat di desa Minawerot terlebih khusus lagi di kecamatan Kauditan,” tuturnya.

Dampak lain tambah Maweikere,  Potensi SDM yang ada Umat beragama bisa diangkat dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini. Sekaligus juga mengantisipasi dengan adanya ancaman-ancaman seperti sekarang disintegrasi bangsa sekaligus kerukunan itu dibagun dan bisa berdampak baik untuk seluruh masyarakat kita.
 Perayaan Pesta Pelindung Paroki ST. Paulus Lembean di Desa Treman Sukses
Ketua Panitia Marto Rasubala, S.Sos
“Pertama-tama dari masyarakat sekitar sebagai jaminan untuk membangun kerukunan agama baik di Minut maupun di Sulawesi Utara (Sulut) sampai pada penjuruh dunia, apalagi dengan adanya kegiatan ini menjadi suatu penopang kerukunan agama kita,” tukasnya.

Ditempat yang sama Ketua Panitia kegiatan acara Perayaan Pesta Pelindung Paroki ST. Paulus Lembean Marto Rasubala, S,sos didampingi wakil ketua satu Albert Maramis, SE, wakil ketua dua dan wakil ketua tiga Martinus Tene serta Sekretaris Candra Pangemanan, ST mengatakan, dalam memperingati Pesta Pelindung St. Paulus Lembean, pihak Panitia juga mengadakan kegiatan yang dumulai sejak kemarin sabtu 01 Juli 2017 pukul 6.00 yaitu kegiatan jalan sehat dengan mengambil star di halaman Gereja St. Paulus Lembean, dan finnis di lapangan olah raga Desa Treman.

“Setelah jalan sehat, pada pukul satu siang dilanjutkan dengan  lomba koor dan pendarasan Mazmur serta cerdas – cermat pengetahuan agama Katolik  yang diikuti oleh seluruh wilayah rohani yang ada di Paroki St. Paulus Lembean yang diikuti 47 wilayah rohani dan 2 Stasi,” jelas Rasubala.

Lanjutnya, hari ini minggu 02 Juli 2017 kita awali dengan perayaan misa syukur yang telah dipimpin oleh Pastor Paroki Wens Mawikere, Pr, dan usai misa, dilanjutkan dengan lomba-lomba koor, pendarasan Mazmur, dan semi final, final cerdas cermat pengetahuan agama katolik .

“Hari minggu ini juga, setelah pelaksanaan selesai, dilanjutkan dengan acara penutupan dirangkaikan dengan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah. Yang nota bene kegiatan ini dilaksanakan dua hari dari tanggal 1 sampai tanggal 2 juli 2017. “tutup Rasubala.

Hadir dalam araca tersebut, Anggota Dewan Minut, Kepolisian Resort Kauditan dan Hukum Tua Desa Treman, Kementrian Agama Minut dan Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP).

Penulis: Redaksi

No comments

Powered by Blogger.