Header Ads

Astaga...!!! Akibat Jebakan Tikus, Orang yang Terperangkap Hingga Meninggal

Saat seorang pria ditemukan sudah tidak bernyawa akibat perangkap tikus. 
BOJONEGORO, MediaSulut.Com - Seorang pria bernama Kasir, umur 50 th, warga Dusun Dono Rt 03 Rw 01 Desa Temu Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro ditemukan meninggal di persawahan, diduga karena tersengat aliran listrik pada kawat jebakan hama tikus yang terpasang di areal persawahan, Selasa (18/04/2017)

Kapolsek Kanor AKP Imam Khanafi yang turut ke TKP (tempat kejadian perkara) menuturkan, dari keterangan beberapa saksi yang juga warga sekitar, Muntalib (50tahun) dan Purhibat (52 tahun), korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di areal persawahan milik Sdr Sumali yang digarap (dikerjakan) oleh korban turut Dusun Dono Desa Temu Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro sekitar pukul 07.30 WIB.

“Korban ditemukan meninggal dalam kondisi sedang tertelungkup di tanah dan dalam keadaan Hand spreyer masih melekat dipunggung,” terang Kapolsek seperti dilansir tribratanews.polri.go.id.

Menurut Kapolsek, kronologis kejadian sekitar pukul 07.00 WiB korban berangkat dari rumah menuju kesawah (TKP) dengan membawa alat semprot (Tangki Hand Spreyer) dengan maksud untuk membasmi hama tanaman padi, pada pukul 07.30 WIB saksi 1 Sdr Muntalib melihat dan menemukan  korban dalam kondisi sedang tertelungkup di tanah dan dalam keadaan Hand spreyer masih melekat dipunggung.

Dengan adanya kejadian tersebut saksi 1. Sdr Muntalib memanggil dan memberitahukan tentang kejadian tersebut kepada saksi 2 Sdr. Purhibat dan selanjutnya saksi 2 menuju ke rumah korban untuk mencabut soket listrik yang berfungsi sebagai penghantar arus listrik menuju ke sawah (TKP).

“Anggota kami yang datang ke TKP melakukan pemeriksaan dan didapati bahwa korban telah meninggal, selanjutnya di lakukan evakuasi kerumah korban,” ucap AKP Imam Khanafi.

Dari hasil pemeriksaan petugas dilapangan disimpulkan bahwa, diduga kuat korban meninggal dunia akibat terkena kawat yang berfungsi sebagai penghantar arus listrik dari rumah korban yang digunakan untuk membasmi hama tikus.

Dengan adanya kejadian itu, Kapolsek Kanor AKP Imam Khanafi berpesan kepada para petani agar lebih memperhatikan keselamatan, menurutnya penggunaan listrik untuk membasmi tikus bisa dikatakan efektif tapi resikonya cukup tinggi.

“Keselamatan perlu di pikirkan untuk menghindari adanya korban akibat penggunaan alat setrum listrik,” pesan AKP Imam Khanafi.

Penulis: Redaksi

No comments

Powered by Blogger.