Header Ads

Tinjau Progres jalan lingkar, bupati ingatkan keberadaan Gunung Karangetang

 Tinjau Progres jalan lingkar, bupati ingatkan keberadaan Gunung Karangetang
Bupati dan rombongan saat meninjau jalan lingkar di Sabarut. 
SITARO, MediaSulut.Com - Pimpinan Daerah Kabupaten Sitaro, Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) melakukan kunjungan kerja sekaligus peninjauan progres pembuatan jalan lingkar  di Wilayah Siau Barat Selatan (Sibarsel) Rabu (16/1/2019).

Akses jalan ini sudah sampai di kampung paling ujung yakni kampung Batubulan yang berbatasan dengan kampung Bukide, Siau Timur. Kedatangan bupati dan wabup disambut baik oleh pemerintah kecamatan dan kampung yang ada di Sibarut. Juga masyarakat dengan antusias mengikuti rombongan bupati saat meninjau pembuatan jalan. 
Dalam percakapan dengan pemerintah kecamatan, kampung, dan masyarakat, bupati berharap supaya semuanya terlibat dalam pengawasan pembuatan jalan lingkar.

"Diharapkan pemerintah dan semua elemen masyarakat bahu membahu bekerjasama dalam pengawasan pembuatan jalan ini. Karena dalam pembangunan seperti ini sangat dibutuhkan peran serta dari masyarakat." ungkap Sasingen.

Diingatkannya, sehubungan dengan letak geografis kecamatan Siau Barat Utara, terletak tepat di bawah kaki gunung api Karangetang  yang berstatus siaga level 3 hingga saat ini, bupati menghimbau supaya pihak pemerintah dan masyarakat tetap berkordinasi, waspada dan memantau terus keberadaan gunung karangetang. 

"Status gunung karangetang saat ini adalah siaga level 3. Penting sekali adanya kordinasi antara masyarakat dan pemerintah. Pantau terus dan awasi keberadaan gunung, komunikasi dengan pihak terkait dalam hal ini ada pos pengawasan gunung berapi di kampung Salili. Sebisa mungkin supaya cepat mendapat informasi tentang keberadaan gunung. " pungkas Sasingen.

Ditempat yang sama Wabup, yang merupakan putra kampung Hiung, kecamatan Siau Barat ini, menyampaikan  supaya semua masyarakat Sibarut tetap mengikuti apa yang menjadi arahan pemerintah, demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Editor: Redaksi
Kontribusi: Edwin

No comments

Powered by Blogger.