Header Ads

Inilah Peran Pendidik Sebaya dalam menyukseskan Program KKBPK

Program KKBPK Prov Sulut. 
MANADO, MediaSulut.Com - Sesuai arah pembangunan pemerintah periode 2015-2019, Badan kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) merupakan salah satu Kementerian/Lembaga yang diberi mandate untuk mewujudkan Agenda Prioritas Pembangunan (Nawacita) terutama pada agenda Prioritas Pembangunan Nomor 5 (lima) yaitu “Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia” melalui Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana”.

Didalam strategi Pembangunan Nasional 2015-1019 BKKBN berada pada dimensi Pembangunan Manusia, yang didalamnya berperan serta pada upaya mensukseskan Dimensi Pembangunan Kesehatan serat Mental/Karakter (Revolusi Mental). BKKBN bertanggung jawab untuk meningkatkan peran keluarga dalam mewujudkan Revolusi Mental.

Namun tanggung jawab ini tidak akan terlaksana secara optimal kalau hanya dilakukan oleh BKKBN saja, sangat diperlukan keterlibatan para Remaja/ Mahasiswa dan Orang-Orang yang mempunyai peran penting dalam masyarakat.

Permasalahan remaja merupakan permasalahan yang sangat kompleks mulai dari jumlahnya yang cukup besar hingga permasalahan TRIAD KRR (tiga resiko yang dihadapi oleh remaja, yaitu Seksualitas, HIV/ AIDS dan Napza). Di Indonesia, secara kuantitas penduduknya berjumlah 23,6 juta pada tahun 2010 (BPS,2010) dan saat ini (2016) jumlah penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 255 juta jiwa lebih(Bappenas, BPS, UNFPA, 2013). Sebagaimana diketahui bahwa jumlah remaja di Indonesia saat ini terdapat sekitar 66 juta (Bappenas, BPS, UNFPA, 2013). Jumlah yang besar tersebut adalah potensi yang memerlukan pengelolaan yang terencana, sistematis dan terstruktur agar dapat dimanfaatkan menjadi modal pembangunan ke depan.

Dalam rangka merespon permasalahan remaja, BKKBN mengembangkan Program GenRe. Program GenRe adlah Program yang dikembangkan dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pemahaman tentang Pendewasaan Usia Perkawinan sehingga mereka mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan secra terencana, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi.

Program GenRe tersebut dilaksanakan melalui pendekatan langsung kepada remaja serta orang tua yang memiliki remaja. Pendekatan kepada remaja/mahasiswa dilaksanakan melalui pengembangan Pusat informasi dan konseling remaja/mahasiswa (PIK R/M) dengan menjadikan remaja sebagai pengelola, pendidik dan konselor sebaya sehingga kelompok ini dikelola dari oleh dan untuk remaja/mahasiswa. PIK remaja/mahasiswa yaitu suatu wadah untuk memperoleh informasi dan pelayanan konseling tentang kesehatan reproduksi.

PIK remaja /mahasiswa dikembangkan melalui jalur pendidikan dan masyarakat. Jalur pendidikan meliputi sekolah, perguruan tinggi, pramuka dan pesantrean. Di jalur masyarakat diantaranya melalui organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, dan komunitas remaja. Kedua jalur tersebut merupakan sasaran yang penting untuk mendekati komunitas remaja terhadap informasi tentang Pendewasaan Usia Perkawinan dan TRIAD KRR.

Keberadaan dan peranan PIK remaja/mahasiswa dilingkungan remaja sangat penting artinya dalam membantu remaja untuk mendapatkan informasi dan pelayanan konseling yang cukup dan benar tentang PKBR. Seperti diketahui bahwa akses dan kualitas pengelolaan dan pelayanan PIK R/M masih relative rendah. Untuk peningkatan, pengembangan, pengelolaan dan pelayanan PIK R/M, maka Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara  telah  melaksanakan  Orientasi Teknis  Program KKBPK  bagi  Pendidik  Sebaya pada  tanggal  2  s/d  3  Februari  2017 dan  akan  dilanjutkan  dengan  Konselor  sebaya pada  tanggal  1 s/d  3  Maret  2017 agar dapat memaksimalkan peningkatan akses dan kualitas pelayanan PIK R/M.

Kegiatan Orientasi  ini  dilaksanakan oleh  Bidang  Latbang Perwakilan BKKBN Provinsi  Sulawesi Utara.

Diharapkan dengan di adakannya kegiatan ini agar lebih meningkatkan pengetahuan, sikap dan prilaku pendidik sebaya dan konselor sebaya dalam program GenRe, Meningkatkan keterampilan pendidik sebaya dan konselor sebaya dalam pengelolaan PIK R/M dan meningkatkan kemampuan pendidik sebaya dalam mengembangkan PIK R/M dari tingkat Kabupaten, tingkat Provinsi hingga tingkat Nasional dalam menjelaskan tentang Program KKBPK, menjadi Motivator Pelaksanaan Program KKBPK, dan melakukan sosialisasi tentang remaja khususnya kesehatan reproduksi.

Sumber: sulut.bkkbn

No comments

Powered by Blogger.