Header Ads

Michael Kusuma Pengusaha Kuliner asal Indonesia di AS Tewas Ditembak

MediaSulut.Com - Adrianus Michael Kusuma (33), pria asal Indonesia ditembak mati oleh perampok di rumahnya. Polisi menduga Adrianus dirampok terkait bisnis restorannya, Sunny Side of The Street.

Kerabat dekat keluarga Adrianus, Danny Oswald mengkhawatirkan bahwa Adrianus dan adiknya sengaja menjadi target karena bisnis mereka. 

"Dia mengelola restoran dan orang-orang tahu bahwa setiap hari, tidak semua orang langsung masuk ke bank. Restoran kecil seperti itu berkembang dari hari-hari, dan pada Minggu (18/9) malam, mereka tidak bisa membawa uang ke bank," tuturnya kepada Houston Chronicle.

Restoran yang dimiliki Adrianus adalah Sunny Side of Street. Dalam situs restoran itu, terletak di 4915 FM 2920 Spring, Texas. Dalam laman "Our Chefs", ada dua orang yang ditampilkan yakni Michael Kusuma (nama lengkapnya Adrianus Michael Kusuma) dan Tony Kusuma. 

Restoran milik keluarga Adrianus Michael Kusuma (Foto: sunnysidetexas.com)Restoran milik keluarga Adrianus Michael Kusuma (Foto: sunnysidetexas.com)

Adrianus atau yang biasa dipanggil Michael, disebutkan sebagai lulusan master bisnis administrasi (MBA) dan seni kuliner yang telah bekerja di industri makanan selama bertahun-tahun, meniti karir dari pelayan hingga General Manager. 

"Michael mengetahui bisnis restoran luar dan dalam," jelas situs itu, sunnysidetexas.com. 

Adrianus juga memiliki passion yang sama tentang menghadirkan pengalaman bersantap yang hebat bagi para tamu di ruang makan, sebesar passion-nya menciptakan menu baru di dapur. Ketertarikannya di dapur sangat luas mulai dari hidangan internasional hingga pastri dan memanggang cake. 

Restoran milik keluarga Adrianus Michael Kusuma (Foto: sunnysidetexas.com)Restoran milik keluarga Adrianus Michael Kusuma (Foto: sunnysidetexas.com)
"Pengalamannya yang kaya dan bakatnya mendukung Michael menciptakan gayanya sendiri. Michael sangat senang berada di sini dan membawa passion sejatinya ke dalam Sunny Side Of The Street," jelas situs itu. 

Sedangkan Chef lainnya, Tony Kusuma yang sudah berkecimpung dalam dunia IT selama 19 tahun sebelum meninggalkan status karyawannya dalam dunia IT pada 2003 dan membangun hostel bed and breakfast miliknya di Maine. Selama 9 tahun membangun bed and breakfast-nya, Tony lantas membawa menu sarapan favoritnya ke Sunny Side. Tony disebutkan suka travelling keliling dunia sehingga masakan favoritnya mulai dari Italia, China, Asia Tenggara dan negara lain. 

Menu makanan di Sunny Side adalah menu sarapan dan makan siang dengan kisaran harga US$ 1-10. Menu makan paginya antara lain, muffin, wafel, pancake, omlet dan sebagainya. Sedangkan menu makan siangnya adalah salad, sandwich dan burger. 

(Foto: sunnysidetexas.com)(Foto: sunnysidetexas.com
com
Namun, perjalanan hidup Adrianus mesti terhenti pada Minggu (18/9) malam lalu. Ia ditembak oleh dua perampok di rumahnya. Saat itu dia bersama dengan saudaranya Sebastian Kusuma, yang selamat.

"Sebastian masih syok. Dia sekitar matanya menghitam, sekitar bibirnya berlumuran darah, juga pergelangan kakinya. Dia masih syok," kata seorang tetangga, Tammy Cameron seperti dilansir Click2Houston.com.

"Mereka tak pantas menerima itu semua, mereka hanya dua orang yang bekerja keras mencari uang, mengejar mimpi," ujar tetangganya yang lain, Kadeer Jackson.

Sejumlah pelanggan restoran mengungkapkan rasa duka mereka dengan menaruh bunga di depan restorannya.

Karangan Bunga di Luar Restoran Keluarga Adrianus di ASKarangan Bunga di Luar Restoran Keluarga Adrianus di AS
AS

"Dua bersaudara itu adalah orang baik. Restoran ini favorit anak saya. Favorit french toast-nya," ujar Addy Werthwein, salah satu pelanggan yang meletakkan bunga. 

Sedangkan Kepolisian The Harris County Sheriff's Office menyelidiki kasus ini.

"Kami mengerti bahwa mereka memiliki restauran dan mungkin tersangka mentargetkan mereka, berharap mereka memiliki uang tunai," ujar polisi Harris County Sherrif's Office, Sersan Ben Beal seperti dilansir abc13.com edisi Senin, 19 September 2016. 

"Perampok membawa sejumlah kecil uang dan kabur dengan mobil putih, sejauh ini itu deskripsi yang kami punya," lanjut Beal. 

Sumber : Detik.com

No comments

Powered by Blogger.