Irup Di Sekolah, Kapolsek Amurang Ingatkan Siswa


Minahasa Selatan, MediaSulut.Com - Polres Minahasa Selatan kembali melaksanakan program Polisi Sentuh Sekolah, dengan melibatkan seluruh Kapolsek jajarannya serta personel bhabinkamtibmas menjadi inspektur upacara bendera yang diadakan di sejumlah sekolah menengah yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Minahasa Tenggara, Senin (21/01/2019).

Pada kesempatan itu, Kapolsek Amurang menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para siswa siswi, sehubungan dengan isu terkini terkait penggunaan media sosial (medsos) di jejaring internet yang rentan berpotensi terjadi tindak pidana.

Seperti halnya yang disampaikan Kapolsek Amurang AKP Edi Suryanto, SH, SIK, saat menjadi inspektur upacara bendera bulanan di SMP Negeri 2 Amurang. “Adik-adik siswa diharapkan untuk bijak dalam penggunaan media sosial seperti Facebook, Instagram dan WhatsApp. Hindari ujaran kebencian serta jangan sembarangan men-share berita yang belum tentu kebenarannya atau istilahnya hoax; hal itu akan berujung pada tindak pidana yang dapat merugikan masa depan adik-adik siswa,” ungkap Kapolsek.


Selain itu, para siswa siswi sekolah menengah sebagai generasi penerus bangsa diingatkan untuk menghindari hal-hal negatif seperti tawuran, sajam, seks bebas, miras, narkoba, serta lebih memahami akan bahaya paham radikal yang dapat mengancam persatuan bangsa.

Kapolres Minsel AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, saat ditemui diruang kerjanya mengungkapkan bahwa program Polisi Sentuh Sekolah ini dilakukan dalam upaya menciptakan kedekatan Polisi dengan siswa siswi juga guna menciptakan kecintaan masyarakat terhadap profil polisi saat ini.

“Program Polisi Sentuh Sekolah ini dalam rangka mewujudkan kedekatan emosional antara anak sekolah dengan Polisi guna menciptakan kecintaan masyarakat pada umumnya terhadap profil Polisi saat ini yang Profesional, Modern dan Terpercaya. Melalui program ini, kami kepolisian memberikan pembinaan dan penyuluhan terkait permasalahan kamtibmas serta isu-isu kerawanan yang rentan menimpa anak-anak sekolah,” ungkap Kapolres.


Cleen
Lebih baru Lebih lama