Header Ads

Objek Wisata Tetempangan Hill Tersimpan Penderitaan Warga Sekitar

Nampak tempat wisata Tetempangan Hill yang menampilkan tanah. 

MINAHASA, MediaSulut.Com - Objek Wisata Tetempangan Hill yang terletak di desa Koha, Kabupaten Minahasa, sudah menjadi tempat yang paling banyak dikunjungi Wisatawan dalam dan luar negeri. Setiap pekannya, ribuan orang datang ke objek wisata ini hanya untuk melihat dan menikmati pesona alam yang di tampilkan bukit Tetempangan ini.

Namun dari keindahan dan pesona opjek wisata Tetempangan Hill tersimpan penderitaan yang mendalam bagi warga disekitarnya, yang kini tinggal menunggu waktu pada musim panas kapan sumur mereka akan kering dan disaat musim hujan air akan menggenangi rumah mereka.

Imbas yang diterima warga sekitar merupakan hal yang memiriskan bagi mereka, pastinya ada yang akan mengeluh disaat musim hujan rumah mereka harus kemasukan air, dan diwaktu musim panas sumur yang mereka gali untuk mendapatkan air bersih seiring waktu mulai mengering.

Pesona alam Tetempangan Hill yang sangat luar biasa, dengan bulan penuh (Full Moon) sebulan sekali tampak didepan mata menambah kesempurnaan objek wisata kelas dunia ini yang sangat diminati para pengunjung. Tapi dari sisi lain dampak kedepan warga sekitarlah yang akan menanggungnya.

Gunung yang dulunya penuh dengan hijau-hijauan kini sudah menjadi gundul, karena pohon-pohon ditempat tersebut sudah di tebang tanpa sisa. Apalagi pohon-pohon yang seharusnya menahan air di waktu hujan sudah tidak ada dan disaat musim panas sumur akan tidak terpakai lagi. 

Perlu diketahui, Tetempangan Hill Koha Village merupakan Salah satu tempat parawisata Internasional yang saat ini paling digemari masyarakat Sulut maupun para Turis. Objek Wisata yang juga menjadi surga bagi paragliding (Paralayang) ini memberikan nuansa spektakuler bagi para penikmat alam, yakni full moon. Ribuan pasang mata melihat serta mengabadikan moment berharga ini yang terjadi hanya sebulan sekali.

Dari sore hari ratusan orang telah menunggu moment full moon ini, sebelumnya para masyarakat telah dimanjakan dengan terbenamnya matahari (SunSet) yang sangat indah, dengan suasana sejuk dan dingin diterpa angin malam menambah/menjadikan perasaan merasa tenang dan damai. Tapi semua itu hanya untuk para pengunjung yang merasakannya.

Penulis: Ferlyando Sandala

No comments

Powered by Blogger.