Header Ads

Jakson Kumaat: Saya Harap Warga Sulut Aman saat Ada Wapres Jusuf Kalla

Jackson Kumaat, Ketua KNPI Sulut. 
MANADO, MediaSulut.Com - Direncanakan Dibuka Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla Pekan depan, Kerukunan Nasional di Sulut Dorong Perdamaian Secara Nasional Helatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, tensi politik secara nasional meningkat. Pasalnya, dalam pertarungan memperebutkan kursi orang nomor 1 di Ibu Kota Negara Republik Indonesia, berbagai aksi bermunculan yang mengarah ke Suku Agama Ras dan Antar Golongan (SARA). Dan bisa berdampak terpecahnya kerukunan dan hilangnya damai antar rakyat Indonesia.

Sebagai Tokoh Pemuda Sulawesi Utara (Sulut) dan selaku Ketua DPD KNPI Sulut, Jakson A.W Kumaat menegaskan, persatuan itu sangat penting di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu kita harus melepaskan diri dari penyanderaan isu-isu yang sifatnya, bisa mengdisintegrasi rakyat dan bangsa Indonesia.

Dikatakan Jacko sapaan akrab Jakson Kumaat, Sulawesi Utara adalah tuan rumah akan dilaksanakannya Pekan Kerukunan Nasional 2017. Yang sedianya akan di buka langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Minggu (23/04/17). Untuk itu sebagai warga Sulut, harus menjadi garda terdepan dalam membina kerukunan.

“Semoga kegiatan perayaan Pekan Kerukunan Nasional Tahun 2017 di Sulut, yang akan dibuka oleh Pak Wakil Presiden Jusuf Kalla. Bisa mendorong perdamaian dan kerukunan secara nasional. Serta bisa melawan perpecahan dan konflik yang mengusik perdamaian, dan merusak keutuhan NKRI,” tandas Jakson Kumaat yang adalah Ketua panitia pelaksanaan Pekan Kerukunan Nasional 2017, di Hotel Peninsula, Jumat,(21/04/2017).

Ditambahkan Kumaat, kerukunan antar umat beragama itu wajib dijalankan oleh seluruh elemen masyarakat. Dikatakan Jacko, momentum Pilkada Jakarta telah selesai jadi sudahi saling menghujat.

” Pilkada Jakarta itu murni persaingan politik, tidak ada yang namanya pertarungan suku, agama dan antar golongan. Karena warga Jakarta paham betul, bahwa seperti inilah dinamika dan realitas dalam dunia perpolitikan. Kemenangan Anies-Sandi sebagai Gubernur dan Wagub DKI Jakarta, adalah kemenangan rakyat DKI bukan kemenangan Habib Rizik. Jangan terjebak dengan isu bahwa Anies-Sandi menang berarti Habib Rizik berkuasa, lalu akan ada penegakan Syariat Islam di Jakarta, itu sesungguhnya penyesatan,” ujar Kumaat.

Kumaat menegaskan seluruh elemen organisasi kepemudaan yang dipelopori langsung DPD KNPI Sulut dan DPP KNPI pada umumnya, bertekad keluar dari isu-isu yang berimplikasi merusak keutuhan NKRI.

Penulis: Redaksi

No comments

Powered by Blogger.