Header Ads


 

Dihantam Ombak Besar Seorang Nelayan Nanusa Dinyatakan Hilang

Sangihe, MediaSulut.Com - Dampak cuaca buruk di perairan Sulawesi Utara menyebabkan terjadinya kenaikan  gelombang laut dan disertai angin kencang menghantam perahu nelayan yang sedang melaut. 

Pada Sabtu, 7 Juli 2021 UPT Pos SAR Tahuna menerima laporan bahwa ada seorang warga  yang melaut dihantam ombak besar di sekitar pulau Buang, saksi mata melihat bahwa korban sedang mencari ikan dan berpapasan di sekitar pulau Buang, cuaca di waktu pagi hingga siang harinya bagus dan cerah kemudian selepas pukul 14.00 Wita cuacapun berubah dimana angin kencang yang disertai ombak tinggi menghantam perahu nelayan tersebut. 

"terakhir saya bertemu korban pukul 13.00 Wita di dekat pulau Buang, "ucap saksi.

Korban di ketahui An. Martianus Natingkase asal desa Nanusa Kec. Nusa Tabukan, korban kesehariannya sebagai nelayan, menurut informasi korban biasanya Pukul 17.00 Wita  sudah berada di rumah tetapi sampai Pukul  19.00 Wita belum pulang, hal tersebut membuat keluarga kuatir dan masyarakat setempat melaksanakan pencarian mandiri di sekitar pulau Buang sampai Pukul 22.00 Wita namun belum bisa menemukan korban ganasnya gelombang laut. Kepala Kantor Basarnas Manado memerintahkan anggota di Pos SAR  Tahuna untuk bergerak cepat dan mempersiapkan peralatan untuk  melaksanakan upaya SAR.

Tim SAR gabungan terdiri atas Basarnas, Polairud dan Masyarakat setempat melaksanakan upaya pencarian di sekitar pulau Buang dari LKP ketika saksi mata bertemu korban, upaya pencarian dilakukan pada 9 mill dari titik dimana korban terakhir kali dilihat oleh saksi, pencarian dibagi menjadi beberapa tim, untuk mempercepat penemuan korban, adapun pencarian sampai sore hari belum menemukan tanda tanda keberadaan korban sehingga upaya pencarian di lanjutkan besok hari.

Kepala Kantor Basarnas Manado, Sinaga menghimbau kepada anggotanya yang melaksanakan operasi pencarian orang hilang di laut agar selalu memperhatikan safety menggunakan life jaket mengingat saat ini gelombang air laut masih tinggi, setiap anggota SAR harus jeli melihat kanan kiri agar mempercepat penemuan korban, dan jangan lupa setiap bertemu nelayan agar berkoordinasi dalam upaya penyelamatan korban gelombang dan angin kencang di sekitar pulau Buang. 

Cleen 

No comments

Powered by Blogger.